Kamis, 30 Juli 2020

CIRI CIRI ISTRI YANG BAIK

Berikut 3 Ciri Istri Paling Baik, Dambaan Suami yang Mengantarkannya Menuju Surga

Seseorang yang berkeinginan menikah tentu berharap mendapatkan pasangan yang terbaik dalam membangun mahligai keluarga sakinah.

Seorang perempuan berharap mendapatkan laki-laki yang saleh, pun sebaliknya seorang laki-laki berharap mendapatkan isteri yang salehah.

Dalam hal ini Islam adalah agama yang mengatur segala hal, dari mulai hal yang kecil hingga hal yang besar, dari urusan bersuci hingga urusan pernikahan bahkan memilih wanita yang cocok yang kelak mengantarkan seorang suami masuk ke surganya Allah SWT.

Baca Juga: Fakta Dibalik Misteri Air Zam-Zam, Tidak Pernah Habis Bahkan Bisa Tenggelamkan Seisi Dunia

Lantas ciri-ciri perempuan seperti apakah yang paling baik menurut Islam? Terkait hal ini Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah haditsnya:

سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ النِّسَاءِ خَيْرٌ قَالَ الَّذِي تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ وَتُطِيعُهُ إِذَا أَمَرَ وَلَا تُخَالِفُهُ فِيمَا يَكْرَهُ فِي نَفْسِهَا وَمَالِهِ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya; “Wanita yang bagaimana yang paling baik?” Beliau menjawab: “Jika dipandang (suami) ia menyenangkan, jika diperintah ia taat, dan ia tidak menyelisihi suaminya dalam perkara-perkara yang dibencinya, baik dalam diri maupu harta” (HR. Ahmad).

Baca Juga: Kunci Memperoleh Kekayaan Menurut Islam, Salah Satunya Menikah

Dari hadits di atas, setidaknya ada tiga ciri wanita yang baik menurut Rasulullah, yaitu:

Halaman:
1
2
3
Selanjutnya

BAGAIMANA IDUL ADHA JATUH PADA HARI JUM'AT

Ustadz Yachya Yusliha
30 Juli 2020, 

Umat Islam melaksanakan shalat Jumat berjamaah dengan menerapkan jaga jarak di Masjid Pusdai, Bandung, Jawa Barat, 


- Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI memutuskan Hari Raya Idul Adha 1441 H jatuh pada hari Jumat tanggal 31 Juli 2020 sesuai dengan hasil sidang itsbat yang dilaksanakan pada hari Selasa, 21 Juli 2020.

Seperti diketahui bersama, ada beberapa pendapat terkait kewajiban shalat jumat apabila bersamaan dengan Hari Raya, baik Idul Fitri maupun Idul Adha.

Perbedaan pendapat di kalangan umat Islam lumrah terjadi, yang paling penting adalah bagaimana kita bisa menyikapi hal tersebut dan menjalankan sesuai dengan yang menjadi keyakinan kita.

Baca Juga: Keistimewaan Hari Arafah, Tebus Dosa 2 Tahun Hingga Surga Arrayyan

Baca Juga: Berikut 3 Ciri Istri Paling Baik, Dambaan Suami yang Mengantarkannya Menuju Surga


Terkait kewajiban shalat jumat yang bertepatan dengan hari raya para ulama menjelaskan hal tersebut, diantaranya:

إذا اتفق يوم عيد يوم جمعة فالأصح عند الشافعي أن الجمعة لا تسقط عن اهل البلد بصلاة العيد. و أما من حضر من أهل القرى فالراجح عند سقوطها عنهم. فأذا صلوا العيد جاز لهم أن ينصرفوا و يتركوا الجمعة. و قال أبو حنيفة يوجب الجمعة على أهل القرى ولا على أهل البلد بل يسقط فرض الجمعة بصلاة العيد و يصلون الظهر. و قال عطاء الجمعة و الظهر معا فى ذلك اليوم فلا صلاة بعد العيد إلا العصر

Baca Juga: Keistimewaan Membaca Surah Yusuf, Salah Satunya Akan Dihindari dari Azab Besar Pada Hari Kiamat

“Jika Hari Raya bertepatan dengan hari Jum’at, maka pendapat yang paling shahih (valid) menurut Imam Syafi’i adalah, bahwa shalat ‘Id tidak menggugurkan kewajiban shalat Jum’at atas penduduk kota. 

Adapun orang-orang yang datang dari pedesaan, tidak berkewajiban untuk melaksanakan shalat Jum’at. 

Oleh karena itu, sesudah shalat ‘Id mereka diperbolehkan pulang ke desanya masing-masing tanpa dibebani kewajiban untuk melaksanakan shalat Jum’at. 

Menurut Imam Abu Hanifah, orang-orang kota tetap berkewajiban untuk melaksanakan shalat Jum’at. 

Menurut Imam Ahmad ,Shalat ‘Id dapat menggugurkan shalat Jum’at, bagi penduduk kota maupun desa. 

Oleh karena itu mereka tidak berkewajiban melaksanakan shalat Jum’at, tetapi cukup shalat Dzuhur.

Sementara itu Imam Atha’ berpendapat, bahwa shalat ‘Id dapat menggugurkan kewajiban shalat Jum’at dan shalat Dzuhur sekaligus.

Oleh karena itu, sesudah melaksanakan shalat ‘Id mereka tidak wajib menjalankan shalat apapun kecuali shalat ‘Ashar”.

Halaman:


Kamis, 23 Juli 2020

Doa Minta Ilmu yang Bermanfaat

 

Doa Minta Ilmu yang Bermanfaat

Untuk sendiri

اَللهُمَّ اِنِّىْ اَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً وَرِزْقًا وَاسِعًا وَاِلَى الْخَيْرِ قَرِّبْنى وَعَنِ الشَّرِّ بَعِّدْنى 

 

*Alloohumma Innii As-Aluka 'Ilman Naafi'an Wa 'Amalan Mutaqobbalan Wa Rizqon Waasi'an Wa Ilal Khoiri Qorribni Wa 'Anisy Syarri Ba'idni*

 
Artinya :

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada Engkau ilmu yang bermanfaat, amal perbuatan yang diterima, rizqi yang luas, dan dekatkanlah aku ke perilaku yang baik serta jauhkanlah aku dari perbuatan yang jelek.

 

Doa Minta Ilmu yang Bermanfaat

*Untuk bersama-sama*

اَللهُمَّ اِنِّا نسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً وَرِزْقًا وَاسِعًا وَاِلَى الْخَيْرِ قَرِّبْنا وَعَنِ الشَّرِّ بَعِّدْنا

 

*Alloohumma Innaa Nas-Aluka 'Ilman Naafi'an Wa 'Amalan Mutaqobbalan Wa Rizqon Waasi'an Wa Ilal Khoiri Qorribnaa Wa 'Anisy Syarri Ba'idnaa*

 
Artinya :

Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada Engkau ilmu yang bermanfaat, amal perbuatan yang diterima, rizqi yang luas, dan dekatkanlah kami ke perilaku yang baik serta jauhkanlah kami dari perbuatan yang jelek.

Senin, 13 Juli 2020

7 GOLONGAN YANG AKAN MENDAPAT PERLINDUNGAN ALLĀHU SWT DI HARI KIAMAT

Sesungguhnya banyak sekali jalan menuju surga bagi umat Islam, karena Allah SWT telah menurunkannya ke dalam Alquran dan Hadis. Berikut ini merupakan tujuh golongan manusia yang akan mendapat naungan Allah di hari kiamat.

Diriwayatkan dalam Hadis Muslim, "Pada hari kiamat, matahari diturunkan dan berlantaikan timah sehingga orang-orang akan berkeringat. Namun Allah akan memberikan naungan kepada tujuh golongan :

1. Imam yang adil.
2. Pemuda yang tunduk dengan beribadah kepada Allah.
3. Seorang laki-laki yang hatinya digantungkan di masjid, yaitu selalu senang beribadah ke masjid.
4. Dua orang laki-laki yang berkumpul untuk ibadah dan berpisah juga karena Allah.
5. Seorang lelaki yang takut akan melanggar perintah Allah saat digoda oleh perempuan.
6. Orang yang merahasiakan sedekahnya.
7. Seseorang yang saat mengingat Allah takut akan siksaan api neraka.

Dari ketujuh golongan tersebut, kita diberikan pilihan untuk mengikuti golongan manakah yang akan membawa kita kepada naungan Allah di hari kiamat nanti.

Selasa, 07 Juli 2020

DO'A MINTA ILMU YANG MANFAAT

 

Doa Minta Ilmu yang Bermanfaat

*Untuk sendiri*

اَللهُمَّ اِنِّىْ اَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً وَرِزْقًا وَاسِعًا وَاِلَى الْخَيْرِ قَرِّبْنى وَعَنِ الشَّرِّ بَعِّدْنى 

 

*Alloohumma Innii As-Aluka 'Ilman Naafi'an Wa 'Amalan Mutaqobbalan Wa Rizqon Waasi'an Wa Ilal Khoiri Qorribni Wa 'Anisy Syarri Ba'idni*

 
Artinya :

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada Engkau ilmu yang bermanfaat, amal perbuatan yang diterima, rizqi yang luas, dan dekatkanlah aku ke perilaku yang baik serta jauhkanlah aku dari perbuatan yang jelek.

 

Doa Minta Ilmu yang Bermanfaat

*Untuk bersama-sama*

اَللهُمَّ اِنِّا نسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً وَرِزْقًا وَاسِعًا وَاِلَى الْخَيْرِ قَرِّبْنا وَعَنِ الشَّرِّ بَعِّدْنا

 

*Alloohumma Innaa Nas-Aluka 'Ilman Naafi'an Wa 'Amalan Mutaqobbalan Wa Rizqon Waasi'an Wa Ilal Khoiri Qorribnaa Wa 'Anisy Syarri Ba'idnaa*

 
Artinya :

Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada Engkau ilmu yang bermanfaat, amal perbuatan yang diterima, rizqi yang luas, dan dekatkanlah kami ke perilaku yang baik serta jauhkanlah kami dari perbuatan yang jelek.

Senin, 06 Juli 2020

TAFSIR SURAT AL-BAQARAH AYAT 34

TAFSIR SURAT AL-BAQARAH AYAT 34

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلٰٓئِكَةِ اسْجُدُوا لِأَادَمَ فَسَجَدُوٓا إِلَّآ إِبْلِيسَ 
أَبٰى وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكٰفِرِينَ

wa iz qulnaa lil-malaaa`ikatisjuduu li`aadama fa sajaduuu illaaa ibliis, abaa wastakbaro wa kaana minal-kaafiriin

"(Dan) ingatlah! (Ketika Kami berfirman kepada para malaikat, Sujudlah kalian kepada Adam!) Maksudnya sujud sebagai penghormatan dengan cara membungkukkan badan, (maka mereka pun sujud, kecuali Iblis) yakni nenek moyang bangsa jin yang ada di antara para malaikat, (ia enggan) tak hendak sujud (dan menyombongkan diri) dengan mengatakan bahwa ia lebih mulia daripada Adam (dan Iblis termasuk golongan yang kafir) dalam ilmu Allah Taala."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 34)

*Yachya Yusliha Arcamanik Bandung*

TASFIR SURAT AL-BAQARAH AYAT 33

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

قَالَ يٰٓئَادَمُ أَنۢبِئْهُمْ بِأَسْمَآئِهِمْ  ۖ فَلَمَّآ أَنۢبَأَهُمْ بِأَسْمَآئِهِمْ قَالَ أَلَمْ أَقُل لَّكُمْ إِنِّىٓ أَعْلَمُ غَيْبَ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ وَأَعْلَمُ مَا تُبْدُونَ وَمَا كُنْتُمْ تَكْتُمُونَ
qoola yaaa aadamu ambi`hum bi`asmaaa`ihim, fa lammaaa amba`ahum bi`asmaaa`ihim qoola a lam aqul lakum inniii a'lamu ghoibas-samaawaati wal-ardhi wa a'lamu maa tubduuna wa maa kungtum taktumuun

"(Allah berfirman, Hai Adam! Beritahukanlah kepada mereka) maksudnya kepada para malaikat itu (nama mereka) yakni benda-benda itu. Maka disebutnya satu persatu menurut nama masing-masing berikut hikmah diciptakannya oleh Allah. (Maka setelah diberitahukannya kepada mereka nama benda-benda itu, Allah berfirman) kepada mereka guna mencela mereka, (Bukankah sudah Kukatakan kepada kalian bahwa Aku mengetahui rahasia langit dan bumi) maksudnya mengetahui barang yang tersembunyi pada keduanya, (dan mengetahui apa yang kamu lahirkan) yaitu ucapan yang kamu keluarkan, yaitu, 'Kenapa hendak Engkau jadikan...dan seterusnya' (dan apa yang kamu sembunyikan.) yaitu ucapan yang kamu sembunyikan, seperti Allah tidak pernah menciptakan makhluk yang lebih mulia dan lebih pandai dari kami."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 33)

* Via Al-Qur'an Indonesia http://quran-id.com