Jumat, 15 Mei 2020

Doa Keluarga Sakinah


Robbij ‘alnii muqiimash solaati wa min dzuriyyatii Robbanaa wa taqobbal du’a-i Robbanagfir lii wa liwaalidayya wa lil mu’miniina yauma yaqumul hisaab


"Ya Allah, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang teguh mendirikan shalat, ya Allah kabulkan doaku. Ya Allah ampunanilah diriku dan kepada kedua orang tuaku serta orang-orang mukmin pada hari kiamat." (QS. Ibrôhîm: 41-42).


Penjelasan

Doa diatas baik sekali dibaca dalam berbagai kesempatan, agar diri kita dan keluarga kita serta turunan kita senantiasa taat dan rajin beribadah kepada Allah Swt, khususnya ibadah shalat yang telah diwajibkan. Dalam Al-Quran dikisahkan, bahwa doa tersebut dibaca oleh Nabi Ibrahim, ketika ia baru saja memohon agar kota Mekkah dijadikan kota aman, tentram dan anak turunannya diselamatkan dari kemusyrikan.


Tanda-tanda orang mukmin yang telah memperoleh Lailatul Qadar


1. Hatinya lembut
2. Mudah menangis
3. Menyesali dosa-dosa lalu
4. Merasa malu kepada Allah Subhanahu wata'ala
5. Rindu kepada Baginda Rasulullah  ﷺ.
6. Senantiasa merasa tenang dan lapang dada
7. Bertambah rajin beribadah & beramal sholeh. Rindu berjumpa dengan Allah Subhanahu wata'ala.

Abuya as sayyid Muhammad al-Maliki
------------------------------------------------------------------------
Do'a agar dianugerahi Lailatul Qadar oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala!

Doa dari Al-Habib Salim bin Abdulloh Asy Syathiri رحمه الله 

اَللَّهُمَّ اِطَّلِعْ عَلَيْنَا لَيْلَةُ الْقَدَرِ اَلْعَظِيْمَةُ الْقَدَرِ فِى الْيَقُظَة وَ الْمَنَام

ALLAHUMMA ITHTHOLI’ ‘ALAYNAA LAYLATAL QADARI AL-'ADZIIMATUL QADARI FIL YAQDZOH WAL MANAAM.

Barang siapa yang membaca do'a ini sebanyak 7x setelah sholat witir, maka insya Allah dengan izin Allah akan mendapatkan lailatul qodar.

Dikutip Dari: Kajian bersama Habib Salim Bin Abdullah Asy Syathiri رحمه الله 
Di: Masjid Jami’ Tarim.

SILAHKAN DI SHARE DAN AMALKAN

اللهم صل على حبيبك سيدنا محمد و على اله وصحبه وسلم

✍️◼️◼️MAG 
*▬°°★᭄ꦿ★🌹◼️◼️

MENGAPA MANUSIA HARUA BERDO'A



Doa merupakan suatu syarat yang sangat manjur bagi orang yang melaksankannya untuk meraih sesuatu atau keinginannya.

Adapun doa dalam pandangan Wahbah Zuhaily adalah meminta kemanfaatan dan menolak kemadaratan. Akan tetapi, dalam pandangan Toshihiko Izutsu doa bukanlah sekedar permohonan atau permintaan dari manusia terhadap Tuhannya.

Lebih dari itu, doa adalah bentuk komunikasi verbal yang terjadi antara Tuhan dan manusia. Hubungan antara keduanya pun tidak bersifat sepihak, walaupun terkadang manusia akan mengambil inisiatif dan berusaha melakukan komunikasi dengan Tuhan melalui isyarat bahasa.

Di dalam komunikasi di antara keduanya, tercermin bukti ketundukan manusia kepada Tuhan serta pengakuan atas kelemahan dan juga ketidakberdayaan manusia di hadapan Tuhan. Selain itu, terdapat juga suatu keharuan, rasa penyesalan, harapan, keinginan, serta kepasrahan yang dilakukan secara totalitas dari orang yang berdoa kepada Tuhan. Allah swt memerintahkan kepada manusia untuk senantiasa berdoa, sebagaimana firman-Nya:

“Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam Keadaan hina dina“. (Q.S Al-Mu’min [40]: 60).

Secara tidak langsung, ayat tersebut mengisyaratkan betapa pentingnya berdoa. Pertanyaannya kemudian, mengapa berdoa itu menjadi penting? Karena doa merupakan salah satu perintah Allah SWT, sekaligus ancaman bagi orang-orang yang sombong, termasuk di dalamnya adalah orang-orang yang tidak mau berdoa kepada Allah SWT.

Dengan kata lain,

DO'A TOLAK BALAI

Jumat 15 Mei 2020
   
ILUSTRASI - JAMAAH haji membaca doa setelah melemparkan jumrah pada hari ketiga Idul Adha di Mina, Kamis (17/10). Jamaah haji dari 188 negara mulai meninggalkan Arab Saudi. AFP/ FAYEZ NURELDINE
ILUSTRASI - JAMAAH haji membaca doa setelah melemparkan jumrah 
Doa memohon keselamatan dari segala musibah dan wabah yang sedang terjadi maupun yang akan datang. - Bacalah doa tolak bala memohon pertolongan Allah SWT supaya terhindar dari musibah.

Apalagi di tengah wabah virus corona ini, perasaan takut dan was-was senantiasa ada.

Musibah datang tak diundang, Bisa datang kapan pun dan dimanapun.

Namun sebagai seorang muslim, kita dianjurkan untuk berikhtiar dan berdoa kepada Allah SWT, Sang Pencipta Langit dan Bumi beserta segala isinya.

Doa memohon keselamatan dari segala musibah dan wabah yang sedang terjadi maupun yang akan datang.

Doa tolak bala merupakan bacaan doa yang diperuntukan agar terhindar dari segala macam bencana, musibah, malapetaka, maupun hal-hal buruk lainnya.


Berikut ini adalah bacaan doa tolak bala beserta latin dan terjemahannya sebagaimana dikutip dari doaharianislami.com:

Bacaan Doa Tolak Bala Lengkap Beserta Latin Dan Terjemahnya

Allahumma bihaqqil faatihah wasirril faatihah ya faarijal hammi wa yaa kaasyifal ghammi ya malli ibaadihii yaghfiru wayarham yaa daafi'al bala'i. yaa Allah wa yaa daafi'al bala'i yaa rahmaan wa yaa daafi'al balaa'i yaa i7 idfa' annal gholaa'a wal balaa'a wal wabaa'a wal fahsyaa'a wal mungkara was suyuufal mukhtalifata wasy syada-ida wal mihana maa dhahara minhaa wamaa bathana fii baladinaa hadzaa khash shataw wamibbul daanil muslimiina ' aammatan innaka' alaama tasyaa'u qadiir.

Artinya: " Ya Allah, dengan kebenaran fatihah dan dengan rahasia yang terkandung dalam fatihah, ya Allah Tuhan Yang melapangkan kedudukan dan Yang menghilangkan kesedihan, Ya Allah Tuhan Yang Maha kasih sayang kepada hambanya, Ya Allah, Tuhan Yang menghindarkan bala,


Ya Allah Tuhan Pengasih Yang menolakkan bala, Ya Allah Tuhan Yang Maha Penyayang Yang menjauhkan bala, tolakanlah dari kami malapetaka, bala, bencana, kekejian dan kemungkaran, sengketa yang beraneka, kekejaman dan peperangan, yang tampak dan yang tersembunyi, dalam negara kami khususnya dan dalam negara kaum muslimin pada umumnya, sesungguhnya Engkau berkuasa atas segala sesuatu."


Kamis, 14 Mei 2020

YANG MENGHALANGI DO'A


Yang Menghalangi Do’a Kita

Bicara tentang doa, sebenarnya doa2 kita itu menggantung di langit. Ada barier yang menghalangi, yaitu dosa2 kita. Ibarat balon2 yang ketahan ama plafon rumah atau nyangkut ranting pohon.

Nah, ketika dosa2 kita terhapus, maka doa2 itu pun terbang lagi melewati barier itu. Termasuk doa2 yang udah lama banget ngegantung di sana yang kita udah lupa.

Tapi Allah gak lupa. Makanya mungkin ada tiba2 sesuatu yang gak kita inginkan dikasi sama Allah. Mungkin itu doa kita yang kita lupa atau doa orang lain buat kita yang juga ketahan karna dosa kita.

Nah, kata orang, nikah itu mengundang rejeki ya? Bisa jadi mungkin ketika nikah banyak orang yang jadi tobat sehingga bikin barier nya itu hilang. Kan sering tuh ya kita denger orang yang pas bujangan gak bener pas nikah jadi bener. Mungkin itu yang menghapus barier sehingga doanya gak kegantung lagi.

Adakah keadaan di mana doa itu bisa dikabulkan walaupun sedang ketahan barier? Ada.

Ada doa yang “conditional if”, jika dia dalam kondisi itu, barier gak akan jadi penghalang.
Kondisi2nya itu :

1. Doa orang tua yang teramat sangat penuh harap. Doa itu bisa meluluhkan barier.

2. Doa orang lain (anggep namanya B) yang yang pernah dia tolong. Trus si B menyebut pertolongan orang yg didoainnya (misal si A) sebagai “pelicin” (sebenere kata2 pelicin ini gak tepat sih, konotasinya terlalu buruk, tapi gw ga tau apa diksi lainnya). Gw rasa ini bisa meruntuhkan barier. Makanya kan ada ayat/hadits: mudahkanlah urusan orang lain maka Allah akan memudahkan urusanmu.

3. Ketika orang itu sedang terzalimi. Setau gw orang terzalimi itu doanya langsung tanpa batas apapun. Barier jadi gak ngaruh.

Nah, dari semua penjabaran di atas, kesimpulannya adalah jadi sebenarnya Allah gak pernah menzalimi hambanya. Tapi manusia itu yang menzalimi dirinya sendiri. 


Mau Bayar Zakat Fitrah? Ini Doa Lengkap saat Membayarnya

Mau Bayar Zakat Fitrah? Ini Doa Lengkap saat Membayarnya
ILUSTRASI - Pembayaran Zakat Fitrah di Masjid 

®- Dalam rukun Islam, membayar zakat menduduki posisi ketiga seusai membaca syahadat dan menunaikan ibadah salat.

Ada beragam zakat yang wajib dibayarkan, salah satunya adalah zakat fitrah yang harus dibayarkan sebelum salat Hari Raya Idul Fitri.

Dalam membayarkan zakat fitrah harus disertai dengan niat.

Hal ini lantaran niat merupakan bagian dari penentu apakah amalan yang dilakukan sah atau tidak.

Adapun zakat fitrah tersebut wajib dikeluarkan oleh seluruh umat muslim baik pria, wanita, tua dan muda.

Selama mereka memiliki finansial ataupun barang yang bisa diberikan, maka wajib membayarkan zakat fitrah.

Untuk anak-anak, pembayaran zakat fitrah bisa diwakilkan oleh orang tua mereka. Dalam membacakan niat ketika membayarkan zakat dapat menambahkan nama anak yang kita wakilkan.

Berikut niat yang bisa dibacakan saat membayarkan zakat:

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri

Nawaitu an ukhrija zakaatalfithri 'an nafsii fardhon lillaahi ta'aala

3 dari 5 halaman

Niat Zakat untuk Diri Sendiri

"Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri 'an nafsi fardhan lillahi ta'ala."

Berarti:

"Aku bermaksud mengeluarkan zakat, cocok untuk diriku sendiri, fardhu karena Allah Taala."

Niat zakat untuk istri dan anak.

Seorang suami yang ingin berbicara tentang zakat untuk istri dan mendukung bisa melafalkan niat sebagai berikut.

"Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri 'an zaujati fardhan lillahi ta'ala."

Berarti:

"Aku bermaksud mengeluarkan zakat untuk istriku fardhu karena Allah Taala."

Niat zakat fitrah untuk anak laki-laki.

Saat seorang ayah masih membicarakan anak laki-laki, mengikuti doa yang dilafalkan

"Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri 'an waladi (.....) fardhan lillahi ta'ala"

Berarti:

"Aku bermaksud mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku ... (sebutkan nama), fardhu karena Allah Taala."

Niat zakat fitrah untuk anak perempuan.

Jika seorang ayah, masih berbicara dengan anak perempuan, mengikuti doa yang dilafalkan:

"Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri 'an binti (.....) fardhan lillahi ta'ala."

Berarti:

"Aku bermaksud mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku ... (sebutkan nama), fardhu karena Allah Taala."

Niat zakat cocok untuk seluruh anggota keluarga.

Ketika seseorang ingin berbicara tentang zakat, sesuai dengan keinginannya sendiri dan seluruh anggota keluarga, maka bacaan berikut niat yang bisa dilafalkan.

"Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa an jami'i ma yalzimuniy nafaqatuhum syar'an fardhan lillahi ta'ala."

Berarti:

"Aku ingin mengeluarkan zakat untuk diriku sendiri dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggung jawabku fardhu karena Allah Taala."

Niat zakat cocok untuk orang lain yang diwakilkan.

Namun jika seseorang membayar zakat untuk orang lain yang diwakilkan, berikut niatnya:

"Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri 'an (……) fardhan lillahi ta'ala."

Berarti:

"Aku bermaksud mengeluarkan zakat fitrah untuk ... (sebutkan nama spesifik), fardhu karena Allah Taala."


DO'A IJAB QOBUL

Yachya Yusliha juma'at 15 Mei 2020
Mau Bayar Zakat Fitrah? Ini Doa Lengkap saat Membayarnya
ILUSTRASI - Pembayaran Zakat Fitrah di Masjid

Jama'ah - Dalam rukun Islam, membayar zakat menduduki posisi ketiga seusai membaca syahadat dan menunaikan ibadah salat.

Ada beragam zakat yang wajib dibayarkan, salah satunya adalah zakat fitrah yang harus dibayarkan sebelum salat Hari Raya Idul Fitri.

Suara.com mengutip dari NU.or.id, Selasa (14/5/2019), dalam membayarkan zakat fitrah harus disertai dengan niat.

Hal ini lantaran niat merupakan bagian dari penentu apakah amalan yang dilakukan sah atau tidak.

Adapun zakat fitrah tersebut wajib dikeluarkan oleh seluruh umat muslim baik pria, wanita, tua dan muda.

Selama mereka memiliki finansial ataupun barang yang bisa diberikan, maka wajib membayarkan zakat fitrah.

Untuk anak-anak, pembayaran zakat fitrah bisa diwakilkan oleh orang tua mereka. Dalam membacakan niat ketika membayarkan zakat dapat menambahkan nama anak yang kita wakilkan.

Berikut niat yang bisa dibacakan saat membayarkan zakat:

Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri

Nawaitu an ukhrija zakaatalfithri 'an nafsii fardhon lillaahi ta'aala

"Aku niat mengeluarkan zakat fitraah untuk diriku sendiri, fardu karena Allah ta'aala."

Niat Zakat Fitrah untuk Istri

Nawaitu an ukhrija zakaatafithri 'anzawjatii fardhon lillaahi ta'aala

"Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku, fardu karena Allah ta'aala."

Niat Zakat Fitrah untuk Anak Laki-laki

Nawaitu an'ukhrija zakaatalfithri 'anwalidii ... fardhon lillaahi ta'aala

"Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku (sebutkan nama) fardu karena Alalh ta'aala."

Niat Zakat Fitrah untuk Perempuan

Nawaitu an'ukhrija zakaatalfithri 'anbintii ... fardhon lillaahi ta'aala

"Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku (sebutkan nama) fardu karena Allah ta'aala."